Kamis, 11 Mei 2017

Puisi: Jangan Lagi Menjadi Silent Majority


Jangan lagi menjadi "silent majority"!
Suara setiap orang itu berarti.
Ini kan negara demokrasi.
Siapa pun berhak beraspirasi.

Jangan lagi menyembunyikan eksistensi!
Diam itu tidak selamanya emas yang murni.
Kita memang harus berhati-hati.
Tapi bukan berarti mengabaikan masalah yang terjadi.

Senin, 08 Mei 2017

Cerita Saat Pertama Kali Bertemu Ahok

Ini ceritaku saat pertama kali ke Balai Kota demi bertemu idola. Akhirnya, aku bisa bertemu dengan Pak Ahok! Meski bukan suatu hal yang langka jika bisa ketemu beliau, ya aku tetap merasa senang sekali. Gubernur fenomenal ini kan mudah ditemui warga di Balai Kota setiap hari Senin-Jumat.

Mumpung Pak Ahok masih jadi gubernur, makanya aku bela-belain ke kantor Balai Kota. Mau foto bareng selagi beliau masih berpakaian dinas. Apalagi di sana banyak sekali karangan bunga dan balon dari para pendukung yang jumlahnya mencapai ribuan. Momen sangat langka yang memecahkan rekor MURI. Ku harus melihat langsung dan merasakan betapa cinta kepada Ahok itu nyata dan besar. Ia tetap dicintai dan dihormati, sekalipun kalah dalam pilkada.

(TAPI SAYANGNYA, AHOK KINI JADI KORBAN KERAPUHAN HUKUM. Beruntungnya aku bisa ketemu di hari terakhirnya ngantor).

Puisi: Untukmu Basuki Tjahaja Purnama


Untukmu yang bernama Basuki Tjahaja Purnama
Engkau adalah harapan bagi Indonesia
Pengabdianmu yang nyata membuat kami percaya
Masih ada pemimpin yang tulus bekerja untuk negara

Memang ada pihak yang membencimu dengan membabi buta
Semua yang engkau lakukan selalu salah di mata mereka
Padahal tidak ada seorang pun yang bisa sempurna
Tuhan saja tidak sanggup memuaskan setiap manusia

Rabu, 03 Mei 2017

Jika berbeda pendapat, silakan berdebat pakai argumen yang beradab, bukan pakai ancaman yang biadab.

Rabu, 26 April 2017

Penghuni Panti Jompo Hingga Akhir Hayat

"Jika tua nanti, kamu mau tinggal di mana?" Saat ini kita mungkin bisa membayangkan diri kita tinggal di suatu tempat yang tenang dan damai supaya bisa menikmati masa-masa tua dengan bahagia. Tapi, siapakah yang tahu rahasia masa depan?

Ada yang bisa tetap mandiri di hari tua. Ada yang bergantung pada anak atau sanak keluarga. Ada pula yang malah menghuni panti jompo hingga akhir hayatnya.

Jumat, 21 April 2017

Review Film Indonesia "Kartini"



Film "Kartini" mengangkat kisah nyata tokoh emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini. Setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati jasanya untuk memperjuangkan kesetaraan gender. Namun, seperti apa sih gambaran kehidupannya dahulu? Pastinya kamu perlu menonton film ini.

Sebelumnya, yuk simak ulasan film Kartini berikut ini:

Rabu, 19 April 2017

Saya Pikir Indonesia Tak Seperti Amerika


Tulisan ini didedikasikan untuk Basuki Tjahaja Purnama & Djarot Saiful Hidayat!
Saya menulis ini dengan perasaan patah hati. Saya sedih Ahok-Djarot kalah dalam Pilkada DKI Jakarta. Namun, bukan itu masalah utamanya. Saya patah hati karena saya pikir Indonesia tidak akan seperti Amerika.