Selasa, 17 November 2009

Puisi Untuk Sahabat

Masihkah kau ingat teman?
Beberapa tahun yang lalu
Saat pertama kali tangan berjabat
Kita pun saling mengucap nama
Itulah awal dari pertemanan kita
Dan ku harap tak kan pernah ada akhir

Masih ku ingat teman
Bagaimana kakunya dulu
Saat pertama kali berkenalan
Ku belum merasa nyaman
Hingga waktu merubah keadaan
Kekakuan itu menjadi keceriaan

Sekarang kau lihat teman
Sudah berapa lama kita bersama
Banyak hal t’lah kita lewati dengan
Canda, tawa, tangisan, dan air mata
Yang dirangkai menjadi sebuah cerita
Kenangan yang ku akui begitu indah

Sekarang ku sadari teman
Kau seseorang yang aku banggakan
Anugerah yang indah yang aku dapatkan
Aku bersyukur bisa mengenal dirimu
Kau temanku, bukan lagi sekadar teman
Kau adalah pendukungku yang setia

Dan kini aku mengerti
Tak kan lagi kau ku sebut teman
Karena kau adalah sahabat
Yang ada di saat suka maupun duka
Seseorang yang aku kasihi
Pribadi yang begitu berharga

Sahabat, jika aku harus jujur
Hal yang paling indah adalah
Bisa bersama dirimu
Dan hal yang paling menyakitkan,
Jika harus kehilanganmu
Karena hidup tak kan sama jika tanpamu

Aku beruntung bisa mengenalmu
Aku pasti rugi jika tidak mengenalmu
Bagaimanapun dan apapun yang terjadi
Kau adalah sahabatku selamanya
Terima kasih untuk segalanya
Puisi ini dari dan untuk sahabat

Senin, 16 November 2009

Diam dan Mendengarkan-Nya

Seringkali kita terus bertanya kepada Tuhan dengan pertanyaan 5W+1H tentang setiap pergumulan kita. Tapi, ternyata terkadang kita lupa untuk diam dan mendengarkan jawaban Tuhan atas semua pertanyaan kita. Ayo kita belajar jadi "pendengar" yang baik di hadapan Tuhan, jangan cuma selalu menjadi "pembicara" yang terus berkeluh kesah tentang hidup kita tanpa memberi Ia telinga dan waktu kita untuk mendengarkan isi hati-Nya.

Bapa, Aku Lelah

Bapa, aku lelah
tapi Kau ingin ku jangan menyerah
sekarang ku berserah
aku tak boleh kalah

Jangan biarkan hatiku goyah,
pikiranku lengah,
jiwaku gelisah,
mulutku berkeluh

Tunjukkanku arah
ke mana harus melangkah
beri ku hari yang cerah
yang diselimuti kasih

Bapa, terima kasih