Minggu, 02 Januari 2011

Menjadi Optimis

Salah satu kunci untuk meraih sesuatu adalah dengan memiliki sikap optimis. Seseorang bisa sukses karena dia memiliki optimisme yang membuatnya percaya bahwa dia bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Optimisme akan membakar semangat dalam diri seseorang. Dengan sikap optimis, seseorang percaya bahwa tidak ada yang tak mungkin untuk dicapai jika terus berusaha untuk meraihnya.

Orang yang optimis akan bekerja keras memberikan yang terbaik dalam hidupnya. Optimisme menghasilkan energi positif. Walaupun usahanya gagal, dia tidak akan menyerah, tapi akan bangkit dan terus berusaha.

Contoh seseorang yang optimis, yaitu Thomas Alva Edison. Berbagai percobaan telah dia lakukan selama bertahun-tahun untuk membuat lampu pijar. Dia mengalami banyak kegagalan dan mungkin seharusnya dia menyerah, tapi dia tak pernah berhenti mencoba.

Akhirnya, sikap optimisnya menghasilkan karya yang sangat berguna bagi dunia. Dia adalah penemu lampu pijar. Dan tidak hanya itu, sikap optimisnya membuat dia menemukan banyak penemuan lain yang bisa dinikmati hingga sekarang.

Seperti kata psikolog Martin Seligman, kesuksesan membutuhkan persistensi, yaitu sebuah sikap yang siap untuk menghadapi kegagalan dan tidak mudah menyerah. Kunci untuk memiliki persistensi adalah optimisme. Sikap optimis akan menjadi salah satu modal untuk meraih kesuksesan.

Milikilah harapan, karena harapan yang membentuk optimisme. Terus lakukan yang terbaik dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan rahmat-Nya senantiasa. Orang yang optimis akan terus berjuang bagi tujuan hidupnya.

Jadi, apapun keadaan kita saat ini, milikilah sikap optimis bahwa ada masa depan yang lebih baik. Jangan menjadi pesimis dan berpikir bahwa segala sesuatu sebagai hal yang mustahil. Tapi ayo menjadi optimis setiap saat.

N.B: Selamat tahun baru 2011. Semoga setiap harapan kita di tahun ini dapat tercapai. Amin :)

Tidak ada komentar: