Selasa, 18 Oktober 2011

Tuhan Bukanlah Pengikut Kita

Kita kah yang memegang tangan Tuhan atau kah Tuhan yang memegang tangan kita? Coba kita renungkan. Ketika kita memegang tangan Tuhan, kita lah yang memiliki kendali ketika sedang berjalan bersama-Nya. Kita mau ke kiri, Dia ikut. Kita mau ke kanan, Dia ikut. Kita mau ke mana pun, Dia ikut. Dia ikut karena kita yang menarik tangan-Nya agar Dia mengikuti kita ke mana pun kita ingin pergi. Ketika Tuhan tidak mau menuruti ke arah mana kita melangkah, kita bisa saja melepaskan tangan-Nya dan berjalan sendiri. Kita cenderung yang mengarahkan jalan. Tuhan seolah menjadi pengikut kita. Kita egois.

Dan sebaliknya, jika Tuhan yang kita ijinkan untuk memegang tangan kita, maka Dia lah yang akan menuntun ke arah mana kita harus melangkah. Dia bawa ke kiri, kita ikut. Dia bawa ke kanan, kita ikut. Ke mana pun Dia bawa, kita mengikuti. Tuhan yang menetapkan langkah-langkah kita. Dia juga yang menjaga, apabila kita tersandung dan terjatuh, tidaklah sampai tergeletak sebab Tuhan menopang tangan kita. (Baca Mazmur 37:23-24)

Serta mintalah agar Tuhan jangan melepaskan tangan kita. Jadi ketika kita mulai memberontak, seperti kita ingin ke kiri, tapi Dia bawa ke kanan, maka Dia akan tetap memegang tangan kita dan dengan sabar mengarahkan hingga kita mau berjalan bersama-Nya ke mana pun Dia bawa kita. Tuhan tidak akan pernah meninggalkan Anda.

Ingat, Tuhan bukanlah pengikut kita. Tetapi kita lah pengikut-Nya. Kita boleh meminta dan mengharapkan apa saja kepada-Nya, tetapi Dia yang menetapkan segala sesuatu di dalam hidup kita. Ketika kita ingin ke kiri, tapi Dia bilang ke kanan atau ketika kita mau ini, tapi Dia memberikan itu, maka percayalah kepada rencana-Nya. Jangan paksakan kehendak kita agar dikabulkan Tuhan, padahal itu bukanlah rencana yang Dia sediakan. Dia lebih tahu mana yang terbaik dan mana yang bukan. Biarlah Dia yang mengarahkan hidup kita. Bukan dengan kekuatan kita, kita dapat menjalani hidup ini. Percayalah dan taat. Mari kita setia berjalan di dalam rencana-Nya bersama-Nya.

Tidak ada komentar: