Sabtu, 09 Januari 2016

Kakak : Apa Mimpimu, Dek?

Kakak : Dek, apa mimpimu tahun ini?

Adek : Jadi lebih baik dari tahun kemarin, Kak.

Kakak : Jadi lebih baik gimana?

Adek : Semua hal lah, Kak! Kenapa?

Kakak : Gapapa. Kakak cuma pengen tau apa mimpimu, Dek.

Adek : Belum tau Kak. Pengennya sih jadi pengusaha.

Kakak : Pengusaha apa?

Adek : Belum tau pengusaha di bidang apa.

Kakak : Coba kamu pikirkan ya, Dek!

Adek : Oke, Kak! Kalau Kakak sendiri gimana?

Kakak : Kakak pengen jadi pejabat di daerah kita. Jadi Gubernur yang hebat macam Pak Ahok. Kakak mau benahin daerah kita.

Adek : Keren tuh, Kak. Gubernur kita sekarang nih nggak becus. Coba aja Pak Ahok yang mimpin kita!

Kakak : Makanya, Dek. Menurut kamu Kakak bisa nggak jadi Gubernur?

Adek : Semoga ya, Kak! Adek aja nggak tau mimpi Adek, gimana Adek bisa bayangin mimpi orang lain.

Kakak : Aduh, Adek ini. Gini ya, kalau kita aja nggak tau apa mimpi kita, gimana kita mau meraihnya. Yang tau mimpinya aja masih kebingungan gimana caranya mewujudkan impiannya itu.

Adek : Iya, Kak. Nanti adek pikirin apa mimpi Adek, ya.

Kakak : Oke, Dek. Nanti di share ke kakak yah kalau sudah tau apa mimpinya.

Adek : Baiklah, kak.

(Percakapan suatu sore antara Kakak dan Adek. #Fiktif )

Tidak ada komentar: