Kamis, 23 Februari 2017

Review Film Indonesia "Bukaan 8"



Film Indonesia berjudul "Bukaan 8" telah "brojol" di bioskop mulai 23 Februari 2017. Film bergenre drama komedi ini direkomendasikan untuk kamu yang mencari hiburan berkualitas. Berikut ulasannya:

Sinopsis Film Bukaan 8

Alam (Chicco Jerikho) dan Mia (Lala Karmela) adalah sepasang suami-istri yang hubungannya tidak direstui oleh orang tua Mia. Alam dianggap tidak memiliki pekerjaan tetap dan sibuk bermain media sosial.

Ketika Mia akan melahirkan, Alam ingin menunjukkan bahwa dirinya adalah suami idaman yang bisa bertanggung jawab. Tapi sayangnya, Alam malah tidak memiliki uang yang cukup untuk membiayai persalinan di rumah sakit. Belum lagi, di hari persalinan Mia, berbagai kekacauan terjadi akibat kebohongan Alam, sehingga membuat Mia dan keluarga menjadi sangat kesal.

Produser: Anggia Kharisma & Chicco Jerikho
Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
Penulis: Salman Aristo
Produksi: Visinema Pictures, Chanex Ridhall Pictures, Kaninga Pictures

Kelebihan Film Bukaan 8

- Suka banget sama akting Chicco Jerikho. Top notch! Dari awal-pertengahan film bikin sebel, kemudian bikin simpati pas di akhir-akhir film.
- Nggak nyangka, Lala Karmela bagus juga aktingnya. Bisa menyeimbangi Chicco & para pemain senior lainnya.
- Akting Tyo Pakusadewo nggak perlu diragukan. Selalu gokil, memerankan apa aja. Termasuk karakter ayah Mia yang terkena stroke.
- Sarah Sechan (Sarseh) bikin film ini makin komedi. Cocok banget memerankan ibu mertua nyinyir.
- Paling bikin saya baper sih pas adegan Chicco bareng ibunya (Dayu Wijanto). Chemistry antara ibu-anak yang dapat banget. Ibu yang sebel sama kelakukan anaknya, tapi tetap cinta sepenuh hati.
- Cerita yang sederhana, namun dikemas menarik. Cocok banget untuk keluarga, pasangan muda yang akan memiliki anak pertama, dan juga anak Twitter yang suka ngomongin politik di social media. Karena ada isu-isu yang relevan dengan kondisi politik Tanah Air belakangan ini.

Kekurangan Film Bukaan 8

Adegan Chicco Jerikho dan Tyo Pakusadewo yang kejar-kejaran di rumah sakit memang kocak dan menghibur, namun agak aneh. Lalu hubungan keduanya yang tidak akur mulai mencair begitu cepat setelah menghirup N20; memang masuk akal, tapi tetap aneh.

Selain itu, menurut saya, terlalu banyak masalah personal yang (diharuskan) beres dalam sehari, membuat karakter Alam menjadi terlalu kompleks. Namun, untungnya berkat Chicco, karakter Alam bisa diperankan dengan natural dan baik sekali.

Tidak ada komentar: