Selasa, 18 April 2017

Review Film Indonesia "The Guys"



"The Guys" adalah film drama komedi terbaru dari Raditya Dika yang dirilis 13 April 2017 kemarin. Film ini jauh lebih baik daripada film sebelumnya "Hangout". Bukan karena ada Baifern Pimchanok sebagai cameo, melainkan karena cerita di film ini berhasil menghibur saya.

Buat yang mau nonton, yuk simak ulasan film The Guys berikut ini!

Sinopsis Film The Guys
Alfi (Raditya Dika) bercita-cita untuk menjadi bos dengan membangun bisnis sendiri. Namun, dia masih bekerja sebagai karyawan di perusahaan periklanan milik Jeremy (Tarzan), dan tinggal di sebuah kontrakan bersama tiga orang teman sekantornya, yakni Rene (Marthino Lio), Aryo (Indra Jegel), dan seorang ekspat dari Thailand bernama Sukun (Pongsiri Bunluewong/Pukai).

Masalah timbul saat Alfi jatuh cinta sama Amira (Pevita Pearce) yang ternyata adalah anak Jeremy. Masalah pun semakin rumit, saat bosnya itu malah suka sama Yana, ibunya Alfi (Widyawati).

Produksi : Soraya Intercine Films
Produser : Sunil Soraya
Sutradara : Raditya Dika
Penulis : Raditya Dika

Kelebihan Film The Guys

Saya tidak terlalu banyak berekspektasi dan malah khawatir jika film ini memiliki kualitas yang standar. Namun ternyata film ini berhasil membuat saya sangat terhibur. Meski menghadirkan kompleksitas cerita antara masalah cinta, keluarga, dan pekerjaan, film ini bisa membuat jalan cerita tetap sederhana.

Untuk urusan akting, tidak ada pemain yang mengecewekan. Sementara untuk urusan cerita, saya suka dengan banyaknya dialog dan adegan kocak yang membuat saya tertawa. Selain itu, film ini juga menyisipkan makna yang berarti tentang cinta dalam hubungan persahabatan dan keluarga yang begitu manis.

Kekurangan Film The Guys

Dari judul filmnya, film ini sepertinya mengedepankan cerita tentang persahabatan antara Alfi dan teman-temannya. Meski banyak adegan untuk menceritakan kebersamaan mereka, saya baru merasa bahwa unsur persahabatan dalam film ini begitu kuat pada akhir cerita. Tidak adanya konflik yang berarti di antara mereka membuat unsur persahabatan jadi seperti pelengkap. Saya malah lebih fokus sama masalah cinta yang rumit antara Alfi-Amira dengan Jeremy-Yana.

Tidak ada komentar: